
25
SUSobatKom, belakangan muncul narasi dari sekelompok kecil “proxy” yang menolak penguatan pelindungan anak di ruang digital.
Salah satunya adalah anggapan bahwa penundaan akses media sosial anak berarti membatasi literasi digital dan kebebasan berekspresi.
Padahal, faktanya tidak begitu.
Anak tidak dilarang mengenal internet dan teknologi. Yang kita lakukan adalah menunda akses ke platform berisiko tinggi, agar mereka lebih siap, aman, dan terlindungi.
Isu lain yang beredar juga menyangkut data pribadi anak. Justru, kebijakan ini hadir untuk memperkuat perlindungan data mereka dari potensi penyalahgunaan.
Yuk SobatKom, tetap kritis, dan sama-sama kita jaga anak dari bahaya yang mengintai di ruang digital.
#PelindunganAnak #TungguAnakSiap #PPTunas
@sukabuminet










