
100.2K
MIJika Emiten Wajib Tambah Free Float 15%, Apakah Harga Saham Bisa Ambruk?
Isu kewajiban free float 15% kembali jadi perhatian pelaku pasar. Saat ini, ada sekitar 300-an saham yang harus menyesuaikan porsi free float agar memenuhi ketentuan. Perlu dipahami, proses pemenuhan ini tidak akan selesai dalam 1–3 bulan, karena untuk menyerap saham sebesar itu dibutuhkan dana puluhan triliun rupiah, sementara saham tersebut harus benar-benar beredar di publik.
Ada beberapa skema yang bisa ditempuh emiten untuk meningkatkan free float, mulai dari right issue, stock split untuk menambah jumlah lembar saham (biasanya terkait ketentuan minimal jumlah investor), private placement jika ada investor strategis, hingga penjualan saham ke pasar secara bertahap.
Lalu, apakah harga saham pasti turun? Tidak selalu. Dampaknya sangat bergantung pada fundamental emiten. Jika fundamental kuat dan prospeknya menarik, saham justru bisa tetap diminati investor. Sebaliknya, saham yang overvalue dengan prospek biasa saja berisiko kurang dilirik pasar, kecuali ada dukungan kuat dari pemilik atau pengendali.
jadi apa pilihan sahammu jelang penyesuaian free float 15%?
#sahamindonesia #SantaiTapiCuan #saham
#InvestasiSaham #BelajarSaham
@mikirduit










