#Watchdoc

Regardez 19K vidéos Reels sur Watchdoc de personnes du monde entier.

Regardez anonymement sans vous connecter.

19K posts
NewTrendingViral

Recherches Associées

Reels en Tendance

(12)
#Watchdoc Reel by @watchdoc_insta (verified account) - Dr. Media Wahyudi Askar dari Center of Economic and Law Studies (CELIOS) menyoroti besarnya anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mencapai
6.8M
WA
@watchdoc_insta
Dr. Media Wahyudi Askar dari Center of Economic and Law Studies (CELIOS) menyoroti besarnya anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mencapai Rp335 triliun. Pernyataan itu disampaikan pada Selasa, 10 Maret 2026, saat Koalisi MBG Watch mengajukan judicial review terhadap pengelolaan anggaran MBG dalam Undang-Undang APBN ke Mahkamah Konstitusi. Menurut Media, jika anggaran tersebut dibagi kepada masyarakat miskin, satu keluarga secara teoritis bisa menerima sekitar Rp5,2 juta per bulan. Namun dalam pelaksanaannya, ia menyebut masyarakat hanya menerima sekitar Rp200 ribu melalui program tersebut, sementara sebagian besar anggaran justru mengalir ke rantai vendor, logistik, dan pengelola program. Media menyebut kondisi ini membuat MBG lebih menyerupai corporate welfare daripada bantuan sosial langsung. Jika anggaran publik sebesar itu tidak benar-benar sampai ke masyarakat kecil, siapa sebenarnya yang sedang menerima manfaat terbesar dari program ini? --- Kreatif: Aditya Megantara #Watchdoc #MBG --- Kontribusi Sukarela Apresiasi Karya Watchdoc Rek. Bank BNI 1437833575 (Watchdoc Media Mandiri) atau E-Wallet ShopeePay/ Dana/ OVO/ GoPay 085285870890
#Watchdoc Reel by @perempuanberkisah (verified account) - #remixreels @watchdoc_insta 

Warganya dianggap bodoh, padahal dia sendiri yang bodoh. Warganya dianggap tidak tahu apa-apa, padahal ada banyak ahli y
25.1K
PE
@perempuanberkisah
#remixreels @watchdoc_insta Warganya dianggap bodoh, padahal dia sendiri yang bodoh. Warganya dianggap tidak tahu apa-apa, padahal ada banyak ahli yang sangat bisa untuk diajak berdiskusi. Namun rezim tetap tidak mau. Pernyataan tersebut disampaikan Guru Besar FlSIPOL UGM, Prof. Amalinda Savirani, saat menjadi pembicara dalam acara nobar dan diskusi film dokumenter Tak Ada Makan Siang Gratis di VRTX Compound Space, Yogyakarta, Kamis lalu. Dalam pandangannya, situasi ini mencerminkan watak rezim yang zalim. #watchdoc #efisiensi t#mbg #takadamakansianggratis
#Watchdoc Reel by @medantoday - Dr. Media Wahyudi Askar dari Center of Economic and Law Studies (CELIOS) menyoroti besarnya anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mencapai
31.6K
ME
@medantoday
Dr. Media Wahyudi Askar dari Center of Economic and Law Studies (CELIOS) menyoroti besarnya anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mencapai Rp335 triliun. Pernyataan itu disampaikan pada Selasa, 10 Maret 2026, saat Koalisi MBG Watch mengajukan judicial review terhadap pengelolaan anggaran MBG dalam Undang-Undang APBN ke Mahkamah Konstitusi. Menurut Media, jika anggaran tersebut dibagi kepada masyarakat miskin, satu keluarga secara teoritis bisa menerima sekitar Rp5,2 juta per bulan. Namun dalam pelaksanaannya, ia menyebut masyarakat hanya menerima sekitar Rp200 ribu melalui program tersebut, sementara sebagian besar anggaran justru mengalir ke rantai vendor, logistik, dan pengelola program. Media menyebut kondisi ini membuat MBG lebih menyerupai corporate welfare daripada bantuan sosial langsung. Jika anggaran publik sebesar itu tidak benar-benar sampai ke masyarakat kecil, siapa sebenarnya yang sedang menerima manfaat terbesar dari program ini? --- #Repost @watchdoc_insta Kreatif: Aditya Megantara #Watchdoc #MBG --- Kontribusi Sukarela Apresiasi Karya Watchdoc Rek. Bank BNI 1437833575 (Watchdoc Media Mandiri) atau E-Wallet ShopeePay/ Dana/ OVO/ GoPay 085285870890
#Watchdoc Reel by @arya_embun.id - #Repost @watchdoc_insta
Dr. Media Wahyudi Askar dari Center of Economic and Law Studies (CELIOS) menyoroti besarnya anggaran program Makan Bergizi Gra
4.3K
AR
@arya_embun.id
#Repost @watchdoc_insta Dr. Media Wahyudi Askar dari Center of Economic and Law Studies (CELIOS) menyoroti besarnya anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mencapai Rp335 triliun. Pernyataan itu disampaikan pada Selasa, 10 Maret 2026, saat Koalisi MBG Watch mengajukan judicial review terhadap pengelolaan anggaran MBG dalam Undang-Undang APBN ke Mahkamah Konstitusi. Menurut Media, jika anggaran tersebut dibagi kepada masyarakat miskin, satu keluarga secara teoritis bisa menerima sekitar Rp5,2 juta per bulan. Namun dalam pelaksanaannya, ia menyebut masyarakat hanya menerima sekitar Rp200 ribu melalui program tersebut, sementara sebagian besar anggaran justru mengalir ke rantai vendor, logistik, dan pengelola program. Media menyebut kondisi ini membuat MBG lebih menyerupai corporate welfare daripada bantuan sosial langsung. Jika anggaran publik sebesar itu tidak benar-benar sampai ke masyarakat kecil, siapa sebenarnya yang sedang menerima manfaat terbesar dari program ini? --- Kreatif: Aditya Megantara #Watchdoc #MBG --- Kontribusi Sukarela Apresiasi Karya Watchdoc Rek. Bank BNI 1437833575 (Watchdoc Media Mandiri) atau E-Wallet ShopeePay/ Dana/ OVO/ GoPay 085285870890
#Watchdoc Reel by @watchdoc_insta (verified account) - Koalisi masyarakat sipil resmi menggugat Presiden ke Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta atas penandatanganan The Agreement on Reciprocal Trade (ART)
424.9K
WA
@watchdoc_insta
Koalisi masyarakat sipil resmi menggugat Presiden ke Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta atas penandatanganan The Agreement on Reciprocal Trade (ART) Indonesia–Amerika Serikat pada 19 Februari 2026. Gugatan ini diajukan oleh organisasi seperti Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Aliansi Jurnalis Independen, hingga Indonesia for Global Justice, yang menilai perjanjian tersebut dibuat tanpa persetujuan DPR dan tanpa partisipasi publik yang bermakna. Dalam pernyataannya, Bhima Yudhistira Adhinegara dari CELIOS menyebut ART sebagai perjanjian dagang “paling buruk sepanjang sejarah” karena dinilai menggeser arah kebijakan ekonomi Indonesia dan membatasi kedaulatan negara, termasuk dalam menentukan mitra dagang, kebijakan energi, hingga sektor pangan. Koalisi menilai perjanjian ini bukan sekadar soal perdagangan, tetapi menyangkut kedaulatan dan arah masa depan Indonesia. --- Kreatif: Aditya Megantara #PerjanjianDagang #Watchdoc
#Watchdoc Reel by @watchdoc_insta (verified account) - Andriyeni dari Solidaritas Perempuan menyoroti ketimpangan dalam perjanjian dagang The Agreement on Reciprocal Trade (ART) Indonesia-Amerika Serikat y
32.3K
WA
@watchdoc_insta
Andriyeni dari Solidaritas Perempuan menyoroti ketimpangan dalam perjanjian dagang The Agreement on Reciprocal Trade (ART) Indonesia–Amerika Serikat yang ditandatangani pada 19 Februari 2026. Pernyataan ini disampaikan dalam konteks gugatan Koalisi Masyarakat Sipil ke Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta pada Rabu, 11 Maret 2026. Dalam keterangannya, Andriyeni menyebut perjanjian tersebut mengikat Indonesia dalam lebih dari 214 ketentuan, sementara hanya sekitar 9 ketentuan yang mengikat Amerika Serikat. Ia menyatakan kondisi ini berpotensi melahirkan berbagai kebijakan turunan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat, terutama perempuan, mulai dari perempuan petani, nelayan, hingga pekerja informal dan buruh migran. Koalisi menilai dampak perjanjian ini tidak hanya soal ekonomi, tetapi juga memperluas kerentanan kelompok rentan. #PerjanjianDagang #Watchdoc
#Watchdoc Reel by @insta_kendal - Tau kan boloo, sisanya lari kemana???

Dr. Media Wahyudi Askar dari Center of Economic and Law Studies (CELIOS) menyoroti besarnya anggaran program Ma
23.0K
IN
@insta_kendal
Tau kan boloo, sisanya lari kemana??? Dr. Media Wahyudi Askar dari Center of Economic and Law Studies (CELIOS) menyoroti besarnya anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mencapai Rp335 triliun. Pernyataan itu disampaikan pada Selasa, 10 Maret 2026, saat Koalisi MBG Watch mengajukan judicial review terhadap pengelolaan anggaran MBG dalam Undang-Undang APBN ke Mahkamah Konstitusi. Menurut Media, jika anggaran tersebut dibagi kepada masyarakat miskin, satu keluarga secara teoritis bisa menerima sekitar Rp5,2 juta per bulan. Namun dalam pelaksanaannya, ia menyebut masyarakat hanya menerima sekitar Rp200 ribu melalui program tersebut, sementara sebagian besar anggaran justru mengalir ke rantai vendor, logistik, dan pengelola program. Media menyebut kondisi ini membuat MBG lebih menyerupai corporate welfare daripada bantuan sosial langsung. Jika anggaran publik sebesar itu tidak benar-benar sampai ke masyarakat kecil, siapa sebenarnya yang sedang menerima manfaat terbesar dari program ini? --- Kreatif: Aditya Megantara #Watchdoc #MBG Repost @watchdoc_insta #instakendal
#Watchdoc Reel by @babesumbar - Dr. Media Wahyudi Askar dari Center of Economic and Law Studies (CELIOS) menyoroti besarnya anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mencapai
30.8K
BA
@babesumbar
Dr. Media Wahyudi Askar dari Center of Economic and Law Studies (CELIOS) menyoroti besarnya anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mencapai Rp335 triliun. Pernyataan itu disampaikan pada Selasa, 10 Maret 2026, saat Koalisi MBG Watch mengajukan judicial review terhadap pengelolaan anggaran MBG dalam Undang-Undang APBN ke Mahkamah Konstitusi. Menurut Media, jika anggaran tersebut dibagi kepada masyarakat miskin, satu keluarga secara teoritis bisa menerima sekitar Rp5,2 juta per bulan. Namun dalam pelaksanaannya, ia menyebut masyarakat hanya menerima sekitar Rp200 ribu melalui program tersebut, sementara sebagian besar anggaran justru mengalir ke rantai vendor, logistik, dan pengelola program. Media menyebut kondisi ini membuat MBG lebih menyerupai corporate welfare daripada bantuan sosial langsung. Jika anggaran publik sebesar itu tidak benar-benar sampai ke masyarakat kecil, siapa sebenarnya yang sedang menerima manfaat terbesar dari program ini? Kreatif: Aditya Megantara Via: @watchdoc_insta #Watchdoc #MBG
#Watchdoc Reel by @alexandergebe - Dr. Media Wahyudi Askar dari Center of Economic and Law Studies (CELIOS) menyoroti besarnya anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mencapai
604
AL
@alexandergebe
Dr. Media Wahyudi Askar dari Center of Economic and Law Studies (CELIOS) menyoroti besarnya anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mencapai Rp335 triliun. Pernyataan itu disampaikan pada Selasa, 10 Maret 2026, saat Koalisi MBG Watch mengajukan judicial review terhadap pengelolaan anggaran MBG dalam Undang-Undang APBN ke Mahkamah Konstitusi. Menurut Media, jika anggaran tersebut dibagi kepada masyarakat miskin, satu keluarga secara teoritis bisa menerima sekitar Rp5,2 juta per bulan. Namun dalam pelaksanaannya, ia menyebut masyarakat hanya menerima sekitar Rp200 ribu melalui program tersebut, sementara sebagian besar anggaran justru mengalir ke rantai vendor, logistik, dan pengelola program. Media menyebut kondisi ini membuat MBG lebih menyerupai corporate welfare daripada bantuan sosial langsung. Jika anggaran publik sebesar itu tidak benar-benar sampai ke masyarakat kecil, siapa sebenarnya yang sedang menerima manfaat terbesar dari program ini? --- Kreatif: Aditya Megantara #Watchdoc #MBG --- Kontribusi Sukarela Apresiasi Karya Watchdoc Rek. Bank BNI 1437833575 (Watchdoc Media Mandiri) atau E-Wallet ShopeePay/ Dana/ OVO/ GoPay 085285870890 Reposted from @watchdoc_insta
#Watchdoc Reel by @shelovian - DR. dr. Tan Shot Yen, M.Hum menilai pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah memunculkan praktik divide et impera di tingkat akar rumput.
780
SH
@shelovian
DR. dr. Tan Shot Yen, M.Hum menilai pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah memunculkan praktik divide et impera di tingkat akar rumput. Dalam konferensi pers MBG Watch: Proyek Red Flag: Moratorium MBG Memang Mungkin? di Jakarta, 6 Februari 2026, ia menjelaskan bagaimana kader Posyandu terbelah antara mereka yang tetap berpegang pada Pedoman Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) dan mereka yang terpaksa mengikuti skema distribusi MBG demi kebutuhan ekonomi. Menurut dr. Tan, kondisi ini melahirkan normalisasi konsumsi pangan ultra-proses, minuman berpemanis, dan makanan tinggi gula, sekaligus membenturkan sesama ibu dalam narasi “bersyukur” ataupun “sok sehat”. Akibatnya, ruang kritis publik menyempit, digantikan kepatuhan tanpa dialog. Jika program ini justru memecah warga, apakah yang sedang dibangun benar-benar ketahanan gizi, atau sekadar kepatuhan politik? --- Kreatif: Aditya Megantara #MBG #Watchdoc
#Watchdoc Reel by @bogorekspose - Remix @watchdoc_insta - Serangan Air Keras ke Aktivis HAM, Novel Baswedan: Kejahatan Sangat Serius dan Biadab

Novel Baswedan menilai serangan penyira
5.4K
BO
@bogorekspose
Remix @watchdoc_insta - Serangan Air Keras ke Aktivis HAM, Novel Baswedan: Kejahatan Sangat Serius dan Biadab Novel Baswedan menilai serangan penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus, Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), sebagai kejahatan yang sangat serius dan biadab. Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers bersama Koalisi Masyarakat Sipil pada Jumat, 13 Maret 2026. Menurut Novel, Andrie dikenal sebagai sosok yang berintegritas, kritis, dan berani memperjuangkan kepentingan publik. Ia menegaskan bahwa penyiraman air keras yang menyasar area wajah menunjukkan pelaku memahami potensi dampak fatal dari tindakan tersebut, yang dapat menyebabkan kematian atau cacat permanen. Novel juga mengungkapkan telah melihat rekaman CCTV peristiwa tersebut sebelum konferensi pers. Berdasarkan pengamatannya, ia menduga pelaku tidak bekerja sendirian dan serangan itu dilakukan secara terorganisir. “Jika serangan terhadap pembela HAM bisa terjadi dengan cara seperti ini, bagaimana nasib ruang aman bagi mereka yang kritis menyuarakan kepentingan publik?” ujarnya. #AndrieYunus #UsutTuntas #Watchdoc #bogorexpose #ham
#Watchdoc Reel by @watchdoc_insta (verified account) - Annette Mau dari Aliansi Ibu Indonesia mendesak pemerintah menghentikan dan mengkaji ulang program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pernyataan itu disampai
2.8M
WA
@watchdoc_insta
Annette Mau dari Aliansi Ibu Indonesia mendesak pemerintah menghentikan dan mengkaji ulang program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pernyataan itu disampaikan pada Selasa, 10 Maret 2026, saat Koalisi MBG Watch mengajukan permohonan judicial review terhadap pengelolaan anggaran MBG dalam Undang-Undang APBN ke Mahkamah Konstitusi. Dalam pernyataannya, Annette menyebut masyarakat lebih membutuhkan pekerjaan serta akses pendidikan dan layanan kesehatan yang layak bagi anak-anak. Ia juga menilai aparat negara seharusnya kembali pada tugas pokoknya. Tentara Nasional Indonesia menjaga pertahanan negara dan Kepolisian Negara Republik Indonesia menjaga keamanan, bukan terlibat dalam urusan distribusi makanan. --- Kreatif: Aditya Megantara #Watchdoc #MBG --- Kontribusi Sukarela Apresiasi Karya Watchdoc Rek. Bank BNI 1437833575 (Watchdoc Media Mandiri) atau E-Wallet ShopeePay/ Dana/ OVO/ GoPay 085285870890

✨ Guide de Découverte #Watchdoc

Instagram héberge 19K publications sous #Watchdoc, créant l'un des écosystèmes visuels les plus dynamiques de la plateforme.

Découvrez le dernier contenu #Watchdoc sans vous connecter. Les reels les plus impressionnants sous ce tag, notamment de @watchdoc_insta, @medantoday and @babesumbar, attirent une attention massive.

Qu'est-ce qui est tendance dans #Watchdoc ? Les vidéos Reels les plus regardées et le contenu viral sont présentés ci-dessus.

Catégories Populaires

📹 Tendances Vidéo: Découvrez les derniers Reels et vidéos virales

📈 Stratégie de Hashtag: Explorez les options de hashtags tendance pour votre contenu

🌟 Créateurs en Vedette: @watchdoc_insta, @medantoday, @babesumbar et d'autres mènent la communauté

Questions Fréquentes Sur #Watchdoc

Avec Pictame, vous pouvez parcourir tous les reels et vidéos #Watchdoc sans vous connecter à Instagram. Votre activité reste entièrement privée - aucune trace, aucun compte requis. Recherchez simplement le hashtag et commencez à explorer le contenu tendance instantanément.

Analyse de Performance

Analyse de 12 reels

✅ Concurrence Modérée

💡 Posts top moyennent 2.5M vues (3.0x au-dessus moyenne)

Publiez régulièrement 3-5x/semaine aux heures actives

Conseils de Création de Contenu et Stratégie

🔥 #Watchdoc montre un fort potentiel d'engagement - publiez stratégiquement aux heures de pointe

✍️ Légendes détaillées avec histoire fonctionnent bien - longueur moyenne 1026 caractères

📹 Les vidéos verticales de haute qualité (9:16) fonctionnent mieux pour #Watchdoc - utilisez un bon éclairage et un son clair

✨ Beaucoup de créateurs vérifiés sont actifs (42%) - étudiez leur style de contenu

Recherches Populaires Liées à #Watchdoc

🎬Pour les Amateurs de Vidéo

Watchdoc ReelsRegarder Watchdoc Vidéos

📈Pour les Chercheurs de Stratégie

Watchdoc Hashtags TendanceMeilleurs Watchdoc Hashtags

🌟Explorer Plus

Explorer Watchdoc#watchdocs#watchdoc documentary